simfoni waktu
day 7
seperti.waktu.berubah____
![]() |
| mypersonalalbum |
Waktu
tidak pernah menunggu kau untuk berubah
Seperti
hujan yang tak berwaktu kapan akan membasahi bumi
Ia
mugkin saja datang dipagi buta tatkala kau masih meringkuk berselimut malas
bisa
jadi ia datang tiba-tiba, meski mentari masih setia menyinari siang
mungkin saja ia tiba dikala petang bersambut,
bahkan dikeheningan malam
waktu tidak pernah menunggu kau
untuk berubah
seperti usia yang terus menerus
berkurang
orang- orang disekelling diri mulai
berganti
membuat kenangan silih- berganti
mengisi memori
waktu
sekali lagi tidak pernah menunggu kau untuk berubah
seperti
dinding- dinding rumah mulai berlumut dimakan usia
setepak
demi setapak jalan berlumpur mulai beraspal
dan
deretan rumah- rumah baru bertumpuk sekenanya
waktu keduakalinya tidak pernah
menunggu kau untuk berubah
seperti buku- buku yang tereja ketika kanak-kanak
bukanlagi buku yang terbaca ketika
dewasa
seperti permainan dimainkan dimasa
belia
tidaklagi dilirik dimasa tua
lalu
sang waktu mencibir di dasar sunyi
mendengar
kesahmu kapan ia akan tiba
menertawaimu
pada setiap malam, siang dan pagi
yang kau lewatkan tanpa faedah tanpa makna
-yiypakk
Simfoni
ini kutulis,disaat hujan lebat turun membasahi tana mandar. Didalam kamar
sederhana ini, kunikmati setiap rintikan hujan mengalir serentak dari lekukan
lekukan atap rumah nenekku. Kusengaja tak kututup daun jendela itu. Dengan
laptop yang masih menyala diatas meja belajar, inspirasiku tiba tiba saja
muncul.
para peziarah yang aneh. salah satu judul buku dari sekian banyak buku yang ingin aku miliki. buku yang terlahir dari guratan pena sang bernama Gabriel Garcia Marquez ini, adalah buku sekumpulan cerpen. mengapa aku tertarik ingin memilikinya? pertanyaan klasik tapi riskan untuk tak punya jawaban. GG Marquez, adalah penulis yang baru bagiku. aku mengenalnya lewat setiap postingan teman tentang novel-novelnya. tak seperti Paulo Freire, Leo tolstoy, Edgar Allan Poe atau bahkan nietzsche yang ku kenal lantaran sering jadi buah bibir di sekelilingku, GG Marquez begitu baru untukku, dan aku ingin mengenalnya, menyelam kedalam buah fikir fiksinya. maka dari itu kuputuskan memilih buku yang dia tulis sebagai buah tangan dari basabasi store jika seandainya nanti aku berhak untuk dihadiahi.
sebuah buku, buku kumpulan cerpen. buku seperti ini selalu membuatku tertarik. membaca beberapa karya fiksi pendek dari satu orang penulis yang sama, membuatku terbantu untuk mengetahui lebih mudah karakter unik yang dimilikinya dalam menulis. bagaimana ia menuangkan satu cerita di fiksi pertama, lalu seperti apa kemudian ia membangun satu cerita di fiksi yang lain.
ku ucapkan terima kasih kepada basabasi store dan penerbit diva press, lantaran kegiatan 7 hari tantangan menulis ini, aku bisa menuangkan ide-ide dan pengalamanku lebih terarah, dan disiplin.


Komentar
Posting Komentar