tiga karakter pencuri perhatian
Day 3
Humoris,
cerdas, unik
| scripthkarakter.be |
Banyak dari
teman dan kenalanku yang tak menyangka, bahwa aku suka membaca kepribadian
lewat astrologi zodiak. Mungkin lantaran penampilan luarku yang begitu tak
mendukung untuk itu. Lebih parah lagi,
terkadang aku mengamini apa yang disuguhkan dalam horoskop tersebut jika menyangkut
tentang karakter khas seseorang berdasarkan ini dan itunya. Kadangkala, jika
memiliki kenalan baru, aku lebih suka tak banyak bicara dan membiarkan dia saja
yang lebih banyak mengungkapkan opininya, dan aku akan lebih sibuk memerhatikan
bagaimana ia bersikap, lalu bagaimana ia mengucapkan kata- katanya. Setelah
cukup waktu dan merasa bahwa tebakanku benar, maka aku akan bertanya kapan ia
dilahirkan kemudian. Kebiasaan yang agak tak biasa memang, akupun menyadarinya,
tapi aku menikmati diriku melakukan itu, dan Karena aku adalah pendengar yang
baik. yang terakhir ini, adalah kata sahabatku!
By the way
tentang horoskop, perkenalkan aku adalah seorang Libra. Menurut perbintangan
Yunani, aku dilahirkan dalam rasi bintang libra penjelmaan Dewi Themis; dewi keadilan dan dalam mitologi
Romawi aku dinamai Lady Justitia.
Saat membaca karakter seorang libra yang disodorkan dalam setiap horoskop yang
kudapat, sebenarnya aku tak kuasa untuk langsung percaya begitu saja, tanpa
verifikasi, tanpa pembuktian dari apa yang benar- benar terjadi pada diriku
sendiri. Aku mengamati apa yang ada pada diriku kemudian, bagaimana aku memperlakukan orang
lain, bagaimana aku bersikap dan seperti apa aku melihat kedalam diri orang
lain. Dan yah! sebagian besar dari karakter itu, aku memilikinya, ku akui itu, salah satunya adalah kecenderunganku untuk tertarik
pada karakter diluar diriku, karakter yang dipancarkan seorang lain dari dalam
dirinya. Jujur saja, aku begitu dengan mudah akan tertarik pada mereka yang
memiliki karakter- karakter ini; humoris, cerdas, dan unik. Aku sering
bertanya- tanya, apakah ini kelemahanku? Tapi kurasa tidak. Itu adalah sifat
alamiah diriku ditakdirkan menjadi seorang libra oleh Tuhan, mungkin saja?
Humoris.
Kata yang menyenangkan untuk sekadar mendengarnya saja. Dimataku, seseorang
dengan kepribadian ini, memiliki pesonanya sendiri. Mereka terlihat ramah, easy going dan punya pergaulan yang
luas. Aku memiliki teman, beberapa dari mereka ku golongkan sebagai orang yang
humoris. Tak hanya teman lelaki, aku punya satu teman perempuan yang seperti
ini. setiap waktu, saat ada waktu ngumpul atau sekadar celoteh bebas di kelas
ketika tengah menunggu dosen, ia dengan mudahnya mencairkan suasana berceloteh
jenaka dengan teman- teman kami yang lain. Aku sadar, meskipun humoris, suka
bercanda, karakter ini tentu saja tak lepas dari masalah, tak terkecuali
temanku itu. Tapi, apa yang kulihat pada dirinya, adalah dia mampu membawa
setiap masalah yang dihadapinya melebur menjadi bahan candaannya sesekali. Menertawakan
diri sendiri, kufikir adalah sesuatu yang kebanyakan orang tak banyak
melakukannya, tapi pada mereka yang peka akan selera humor, itu bisa jadi hal
yang lumrah saja. Bukankah itu mengindikasikan bahwa mereka adalah orang yang
apa adanya? Dan aku suka mereka yang apa adanya.
Cerdas. Kata ini identik dengan berwawasan luas, itu
menurutku. Semua orang yang dekat dengan diriku, tahu akan hal ini bahwa aku
begitu mudah luluh dan terpesona pada seseorang yang mampu memahami banyak hal
dari pandangannya yang luas. Alasan tertarik pada kepribadian ini, sejujurnya
aku tak punya. Itu adalah naluri spontan mencuat dari dalam diriku untuk
terpesona, tatkala melihat dan mendengar orang beretorika, mengungkapkan
gagasan- gagasannya, ide-idenya dengan begitu hebat tanpa kendala. Maka, jangan
pertemukan aku dengan lelaki yang seperti ini! kata kebanyakan orang dan apa
yang pernah kudengar bahwa seseorang yang cerdas adalah teman asik untuk
berbincang. Iyah, tentu saja. Bukankah mereka sudah pasti memiliki segudang
pengetahuan akan berbagai hal? Menentukan tema perbincangan, menurutku akan
lebih mudah dan beragam. Dalam benakku, sejujurnya aku tak hanya diluluhkan
dengan ia yang memiiki karakter ini, tetapi bukankah menyenangkan memiliki
seseorang spesial disisimu yang dari dirinya, mampu memotivasi kita untuk
menjadi lebih cerdas darinya?
Aku telah
memperkenalkan diriku bukan? Iyah, benar. Aku adalah seorang Libra! Dan aku
terkadang bingung dengan diriku sendiri. Beberapa kali kudapati diriku, menjauh
dari apa yang kebanyakan orang sukai. Perhatianku akan dengan mudah teralihkan
sesuatu yang tak biasa. Sebut saja unik. Tidak juga anti- mainstream, lebih dari
itu adalah sesuatu yang luput dari kebanyakan orang dan hanya sebagian dari
mereka saja yang mungkin menyukainya. Sebut saja cosplay. Berdandan full of making over, dari ujung kaki
hingga ujung kepala lalu memamerkan penampilan ekstrim itu didepan khalayak,
bagiku adalah sesuatu yang menarik dan tentu saja unik. Tidak banyak orang yang
ingin menggeluti dunia ini. lalu ada lukisan. Aku memiliki beberapa lukisan
gambar mata, kupajang berderet- deret memenuhi dinding kamarku. Kadang kala,
beberapa dari teman yang baru saja kuperlihatkan kamarku, seketika menjerit
kaget. Jika sudah begitu, aku sudah bisa membaca penyebabnya. Iyah, gambar mata
yang memenuhi kamar tidurku adalah gambar mata dengan irisan silet ditengahnya,
membuat darah seolah- olah mengucur dari bola mata hitam yang membelalak.
Logika ku sejujurnya membenarkan bahwa hal itu sedikit mengerikan, tapi saat
memandangnya, yang kulihat dan kurasakan malah sebaliknya. Aku merasa bahwa
lukisan mata tersilet itu adalah sebuah karya seni yang sarat akan makna
tersirat dan itu membuatnya indah.
Menjadi
seorang libra, sebenarnya membuatku tak memilah- milah kepribadian seseorang
yang aku ingin dekat dengannya. Aku dengan karakter yang ditakdirkan untukku
adalah seseorang yang suka berteman dan supel. Aku tak perlu memilah- milih
dengan siapa aku harus berteman sepanjang kita satu- sama lain tak menyakiti, tetapi
sesuatu ataupun seseorang dengan ketiga
karakter diatas, tak kuelakkan adalah mereka yang mampu dengan mudah
mencuri perhatianku.
_yiypakk-
26juli2017
#basabasistore
#penerbitdivapers #7haritantanganmenulis

Komentar
Posting Komentar